Seringkali kita mendengar istilah
google adwords, terutama pada penggiat blog yang mencari pundi – pundi rupiah
melalui internet.
Sebelum mepelajari tentang
bagaimana cara mendapatkan income melalui internet, ada baiknya kita memahami
terlebih dahulu apa itu Google Adwords.
Google AdWords adalah sebuah
produk periklanan berbasis mesin pencari (Search Engine Marketing) yang dibuat
oleh Google dengan menargetkan Keyword pencarian, dan sampai saat ini masih
menjadi sumber pemasukan utama Google di bidang periklanan. Produk ini banyak
digunakan oleh para pebisnis dunia maya dalam meningkatkan earningnya. Produk
ini menggunakan dua sistem yaitu:
1. PPM (Pay
Per Million Impresions): Pengiklan membayar jasa advertising berdasarkan jumlah
per seribukali tayangnya iklan.
2. PPC (Pay
Per Click): Pengiklan membayar jasa advertising berdasarkan jumlah klik yang
dilakukan pada iklan yang ditayangkan.
Dalam produk ini, google
menyediakan dua platform yaitu, Google search dan Google Display Network.
Dan juga Tools bernama Keyword
Tools, Google Insight, dan Google Trends.
Namun tidak semua yang memasang
iklan di Google memiliki kemampuan ataupun waktu untuk mengelola kampanye iklan
secara efisien karena sangat banyak sistem pengaturan atau settings yang dapat
mempengaruhi efektivitas kampanye iklan mereka. Masalah tersebut dapat diatasi
oleh agen Adwords yang mempekerjakan seorang Adwords Qualified Individual yang
mampu mengoptimalkan iklan, contohnya Golden e-Marketing, agar tidak ceroboh
dan tanpa disadari membuang-buang anggaran budget Adwords-nya.
Di Eropa, Amerika Utara dan
beberapa negara Asia sudah banyak yang mempekerjakan beberapa Adwords Qualified
Individual dan tidak sedikit di antara mereka yang tidak menerima klien dengan
pengeluaran anggaran di bawah 1000 USD per minggu. Namun di Indonesia yang
marketnya baru saja menyadari akan potensi pemasangan iklan di Google Adwords
masih lebih fleksibel dalam penerimaan budget pemasangan.
Akan tetapi berbeda dengan banyak
negara di Eropa dan Amerika dimana program menuju pendapatan sertifikasi
pengelolaan Adwords sudah banyak dibuat dalam bahasa mereka, di Indonesia
materi pelajaran masih dalam bahasa Inggris oleh karena itu jumlah Adwords
Qualified Individual di negara ini masih termasuk langka.
No comments:
Post a Comment